Sejarah Kubah Masjid Hijau

Sejarah Kubah Masjid Hijau – Sebenarnya kubah masjid hijau ini berada pada kubah masjid madinah. Yang sejarahnya kubah di atas makam Nabi Muhammad SAW. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Qalawun, dan pada awalnya itu warna kayu, maka itu menjadi putih, kemudian biru, kemudian hijau, dan itu tetap hijau sampai saat ini.

Profesor Ali Hafidz mengatakan: Tidak ada kubah di atas ruang sakral. Ada di atap masjid di atas ruangan kandang setinggi pinggang dari batu bata untuk membedakan lokasi ruangan dari sisa atap masjid.

Sejarah Kubah Masjid Hijau

Sultan Qalawun al-Saalihi adalah yang pertama untuk membangun sebuah kubah masjid di atas ruangan. Dia melakukan itu di 678 AH. Itu persegi di bagian bawah dan segi delapan di atas, terbuat dari kayu, dan dibangun di atas pilar yang mengelilingi ruangan. Papan kayu yang dipaku untuk itu, di mana pelat timah ditempatkan, dan kandang bata digantikan dengan satu terbuat dari kayu.

Kubah masjid diperbaharui pada saat al-Naasir Hasan bin Muhammad Qalawun, maka pelat timah tergelincir, tapi mereka tetap dan diperbaharui pada saat al-Ashraf bulan Sya’ban bin Husain bin Muhammad di 765 AH. Jatuh ke dalam rusak dan direnovasi pada saat Sultaan Qayit Bey di 881 AH.

Akhirnya diperintahkan oleh Ottoman Sultan ‘Abd al-Hameed untuk melukis kubah hijau. Dia adalah orang pertama untuk warna hijau, dan warna telah diperbaharui bila diperlukan hingga saat ini. Ini dikenal sebagai kubah hijau setelah itu dicat hijau. Hal itu sebelumnya dikenal sebagai kubah putih atau kubah wangi atau kubah biru.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *